Guru Inspiratif Gegara Gagal Nikah!
Tim Redaksi
Selasa, Agustus 31, 2021, 14:38 WIB
Last Updated 2021-08-31T07:38:28Z
Pendidikan

Guru Inspiratif Gegara Gagal Nikah!

Advertisement


Oleh: Dedi Nurhadiat

Sebut saja Kiky. Adapun nama lengkapnya Kiky Saputri, S.Pd. Beliau adalah seorang guru honorer dengan penghasilan sangat minim untuk ukuran DKI Jakarta. Kini guru honorer lulusan UNJ ini layak jadi contoh menyangkut kegigihannya. Walau sebelumnya hampir bunuh diri karena hubungan dekat dengan calon suami selama 3 tahun, berakhir kandas. 


Wanita muda ini gagal duduk di pelaminan, dan sempat terpuruk. Guru yang satu ini punya cara unik untuk melupakan kenangan pahitnya itu. Beliau menyibukkan diri dengan berbagai cara. Mengajar di kelas sebagai guru honorer setiap hari dan mengajar les private, tidak cukup efektif membunuh rasa galau itu. Akhirnya mencari kesibukan di luar jam kerja mengajar, dan kini berhasil jadi komika terkenal.


Me-Roasting adalah bagian dari stand-up komedi dengan membuly pihak pribumi yang mengundangnya secara kocak. Jajaran tersohor negeri ini, tak terhitung jumlahnya yang sudah dia roasting dari mulai mènteri, direktur BUMN, hingga berbagai perusahaan. Seperti; Sandiaga Uno, Fachri Hamzah, Susi Pudjiastuti dan banyak direktur perusahaan BUMN. 


Ketika ditanya Sandiaga Uno “Beranikah meroasting presiden Jokowi?” Jawabnya cukup lantang, “Sudah tampil untuk me-roasting Presiden. Tapi 2 jam kemudian beliau baru dating,” jawab Kiky. Langsung diklarifikasi oleh pembawa acara, bahwa hal itu biasanya diatur oleh ajudan yang memprogramnya. “Mungkin tak pantas me-roasting presiden,” jawab Kiky.


Roasting itu sesungguhnya memanggang kopi di dalam oven yang sangat panas dengan cara memutar-mutar bahan. Biasanya kopi mentah diputar dalam suhu panas, agar menjadi matang secara merata. Di-roasting itu ada berbagai tingkatan dari mulai setengah matang, bahkan ada yang sengaja hingga gosong. Memanggang kopi tergantung permintaan pelanggan; light, light to medium, medium, hingga dark. 


Tingkatan roasting itu menentukan rasa seduhan kopi. Begitu juga roasting dalam artian stand-up komedi. Dalam banyolan seorang Kiky telah mampu membolak balik perasaan individu yang di-roasting. Seperti gambaran cara roasting kopi di dalam oven yang panas. Tapi banyak pejabat yang sangat suka dibuat guyonan oleh Kiky Saputri ini. Karena sangat menghibur dan kadang ada dampak positifnya. Penulis merasa yakin ada negosiasi di belakang layar jika tidak ingin gosong.


Tampaknya banyak banyolan yang tanpa negoisasi di awal. Karena sering juga sasaran roasting mengacungkan tangan ingin menyanggah. Tapi tidak dilakukan oleh ibu Retno Lestari Priansari Marsudi, S.I.P., LL.M. Saat itu. 


Walau beliau sedang menjabat Menteri Luar Negeri perempuan pertama Indonesia yang menjabat dari 27 Oktober 2014 hingga 22 Oktober 2019 dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Dalam roastingan Kiky yang dianggap sukses karena meramu jabatan ibu mentri disandingkan dengan jabatan suaminya sebagai RT di perumahannya.


"Sama-sama pejabat," kata Kiky dalam komedinya yang disambut gelak tawa dari penontonnya. Itulah kepiawaian seorang guru honorer yang satu ini, dalam meroasting. Maka banyak sekali direktur yang belum terkenal mengundang dirinya untuk sebuah harapan. Walau sangat sulit mencari data orang yang tidak dikenal demikian, untuk bahan komedinya


Mencari bahan banyolan untuk meroasting pejabat terkenal, sangat mudah. Karena kisah-kisahnya ada di google. Cara mengatasi sulitnya mencari data, bagi guru yang satu ini cukup cerdas, kadang pengalaman pahit hidupnya jadi lelucon. Berbagai sumber dia manfaatkan. 


Pengalamannya selama membuat RPP (Rencana Program Pengajaran) diduga merupakan modal dasar dalam menggeluti ilmu ini. Untuk mengatasi kesulitan ketika mencari bahan banyolan untuk me-roasting orang yang tidak terkenal. Bagi wanita muda ini dengan cara menggalinya dari karyawan kantor tersebut. Tentu saja ada tim kreatif di belakang layar.


Guru inspiratif ini, sempat diundang di acara remang-remang. Ruangannya dipenuhi wanita berdandanan seksi dengan asuhan mamih-mamih. Di situlah nilai moral seorang guru dipertaruhkan. Meroasting orang yang bekerja di dunia remang seperti itu, tentu tidak mudah, & Kiky dapat mengatasinya. 


Rasa takut terhadap efek negatif dari kegiatan demikian kadang muncul. Tapi selama ini dia mengaku nyaman-nyaman saja. Sebab ini adalah komedi. Dan mengungkap cerita pahit tentang dirinya, sangat laku dijadikan bahan banyolan. Itulah anugerah bagi Kiky yang diungkap dalam paparan di podcast milik Sandiaga Uno.


Candaan Kiky begitu lepas. Dan banyak membuahkan hasil berupa tertawaan yang menghibur. Di antaranya meroketkan nama orang yang di-roasting lewat ramuan komedinya. “Atau sebaliknya, melengserkan seseorang dari jabatan menteri," begitu kata Kiky dalam sebuah candaannya menyindir seseorang. 


Yang dimaksudnya adalah Dr. Susi Pudjiastuti yang dikenal sebagai seorang mantan Menteri Kelautan dan Perikanan dari Kabinet Kerja 2014-2019 yang juga pemilik dan Presdir PT ASI Pudjiastuti Marine. Roasting semacam ini tidak membuat citra perusahaan menjadi buruk. Justru menjadi terangkat karena ulah sang komedi.


Kiky juga membuly pemilik podcast (Sandiaga Uno) habis-habisan. Dari mulai kegagalan menjadi calon wapres, raibnya uang yang sangat banyak untuk pencalonan, dst. Semuanya membuat gelak tawa mereka berdua. Kisah banyolan menghibur orang, di masa vandemi covid-19 sering dilakukannya melalui virtual. 


Ternyata banyolan lewat virtual juga bisa lumayan sukses. Namun ada syarat, yaitu layar video harus dibuka semuanya untuk mendapatkan gambaran umpan balik terhadap ramuan komedinya. Delay respons penonton saat roasting secara virtual juga ternyata jadi bahan candaan yang lumayan lucu.


Pundi-pundi uang saat ini begitu mudah diraih oleh guru wanita yang satu ini. Tak diduga jika jalannya harus melewati sebuah kegagalan terlebih dulu. Komedi telah melambungkan namanya ke awang-awang dunia nyata dan dunia maya. Tampak jelas bahwa rezeki itu, sudah ada yang mengatur, sesuai upaya individunya. 


Pengalaman tampil di depan kelas, dan meramu materi ajar dalam bentuk RPP tampaknya bisa jadi pengalaman berharga. Setelah melewati sebuah kawah candradimuka. Wallahu a'lam

X
X