Media Pembelajaran Sastra Generasi Z

Advertisement

MediaPendidikanSastra

Media Pembelajaran Sastra Generasi Z

Redaksi
27 Oktober 2021, 20:03 WIB
Last Updated 2021-10-27T13:04:03Z


Penulis: Eka Amalia, M.Pd,
Guru SMK Negeri 1 Cugenang


TIK TOK Aplikasi populer di Era 4.0. Aplikasi Tik Tok adalah sebuah jaringan sosial dan platform video music Tiongkok yang luncurkan pada September 2016. Aplikasi tersebut membolehkan para pemakai untuk membuat video musik pendek mereka sendiri. Sepanjang kuartal pertama (Q1) 2018, TikTok mengukuhkan diri sebagai aplikasi paling banyak diunduh yakni 45,8 juta kali. Jumlah itu mengalahkan aplikasi popular lain semacam YouTube, WhatsApp, Facebook Messenger, dan Instagram (Fatimah Kartini Bohang, 2018). 


Dilansir dari laman tekno.kompas.com, ada sekitar 10 juta pengguna aktif aplikasi Tik Tok di Indonesia. Mayoritas dari pengguna aplikasi Tik Tok di Indonesia sendiri adalah anak milenial, usia sekolah, atau biasa dikenal dengan generasi Z.


Aplikasi Tik Tok pernah di blokir pada 3 Juli 2018, Tik Tok mulai diblokir di Indonesia. Kemenkominfo telah melakukan pemantauan mengenai aplikasi ini selama sebulan dan mendapati akan banyak sekali masuknya laporan yang mengeluh tentang aplikasi ini. Terhitung sampai 3 Juli tersebut, laporan yang masuk mencapai 2.853 laporan. 


Menurut Rudiantara, banyak sekali konten negatif terutama sekali untuk anak-anak. Namun dengan berbagai pertimbangan dan regulasi baru maka pada Agustus 2018 aplikasi Tik Tok ini dapat kembali di unduh. Salah satu regulasi yang ditengarai adalah batas usia pengguna, yaitu usia 11 tahun. 


Terlepas dari kontrovesi tersebut, melihat fakta jumlah pengguna yang mencapai10 juta lebih di Indonesia dan mayoritas merupakan anak usia sekolah (siswa), maka dapat diketahui bahwa aplikasi Tik Tok menjadi primadona, digandrungi dan menarik minat para milenial, yang mayoritas anak usia sekolah.


Aplikasi Tik Tok dapat diimplementasikan sebagai media dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Melihat berbagai fitur yang ada pada aplikasi Tik Tok, maka sangat dimungkinkan untuk didesain sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra Indoneisa. 


Pembelajaran bahasa dan Sastra Indonesia dengan empat keterampilan inti yaitu menulis, menyimak, berbicara, dan membaca serta keterampilam bersastra yang terintegrasi di dalamnya. Untuk keterampilan berbicara misalnya, siswa dapat menggunakan fitur rekan suara pada Aplikasi ini kemudian di komunikasikan melalui jejaring. Keterampilan bersastrapun juga demikian, dengan menggunakan fitur yang ada di aplikasi Tik Tok siswa dapat bermain peran yang mengedepankan aspek ekpresi dan kreatifitas siswa.


Menurut I Wayan Santyasa (2007: 3), proses pembelajaran mengandung lima komponen komunikasi, yakni guru (komunikator), bahan pembelajaran, media pembelajaran, siswa (komunikan), dan tujuan pembelajaran. Sedangkan bahan ajar adalah bahan- bahan atau materi ajar yang disusun secara sistematis yang digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran (Paulina Pannen dan Purwanto, 2001). Dengan demikian media pembelajaran merupakan satu kesatuan dalam sistem pembelajaran yang tidak dapat dipisahkan.


Aplikasi Tik Tok dapat diimplementasikan sebagai media dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Melihat berbagai fitur yang ada pada aplikasi Tik Tok, maka sangat dimungkinkan untuk didesain sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra Indoneisa. Guru dapat menggabungkankan metode pembelajaran inovatif dan aplikasi, Pembelajaran bahasa dan Sastra Indonesia dengan empat keterampilan inti yaitu menulis, menyimak, berbicara, dan membaca serta keterampilam bersastra yang terintegrasi di dalamnya. 


Untuk keterampilan berbicara misalnya, siswa dapat menggunakan fitur rekan suara pada Aplikasi ini kemudian di komunikasikan melalui jejaring. Keterampilan bersastrapun juga demikian, dengan menggunakan fitur yang ada di aplikasi Tik Tok siswa dapat bermain peran yang mengedepankan aspek ekpresi dan kreatifitas siswa.


Pada pembelajaran apresiasi sastra aplikasi tiktok ini bisa digunakan sebagai media pembelajaran dan media apresiai siswa Media pembelajaran berupa Aplikasi Tik Tok dapat dijalankan pada perangkat bergerak berbasis Android dan iOS. Sehingga media pembelajaran dapat operasikan kapan pun dan di manapun. 


Media pembelajaran seperti ini tergolong dalam kategori media pembelajaran yang berbasis mobile. Contoh guru dapat memanfaatkan aplikasi TikTok sebagai media presentasi praktik membaca puisi oleh peserta didik. Guru menyiapkan naskah puisi untukdibacakan oleh peserta didik dengan menggunakan teknik pembacaan yangtepat. 


Dalam pemberian contoh, gurudapat memanfaatkan media aplikasiTik Tok. Dari contoh yang disajikankemudian peserta didik diminta untukmembuat video pembacaan naskah puisi tersebut. Kemudian dengan fitur rekam suara, peserta didik diminta untuk membacakan teks puisi dengan teknik yang tepat. Setelah hasil selesai, peserta didikdiminta untuk mempublikasikannya pada aplikasi tersebut. Kemudian hasilvideo tersebut disajikan dijejaring dandievaluasi bersama.


Contoh lainnya pada keterampilan menulis, menulis merupakan cara seseorang dalam menuangkan ide atau gagasan ke dalam bentuk tulisan, dengan tujuan agar olang lain dapat mengerti dan memahami informasi yang tertuang di dalamnya (Aji, 2016). Begitu signifikannya keterampilan menulis, sehingga menjadikan keterampilan menulis mendapat perhatian dalam pengajaran bahasa, khususnya pengajaran bahsa Indonesia. Kualitas proses dan hasil keterampilan menulis, ditentukan oleh tugas guru/pengajarsebagai fasilitator dan perancang pembelajaran di dalam kelas. 


Guru yang mampu menerapkan media dengan kreatif dan inovatif serta tidak keluar dari ranah pendekatan saintifik sebagaimana yang tercantup dalam kurikulum 2013, sangatlah berpengaruh terhadap keberhasilan pembelajaran.


Berdasarkan paparan dan pembahasan di atas maka dapat ditarik simpulan bahwa Aplikasi Tik Tok bersama dengan pengunaan metode dan teknik yang tepat, dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran interaktif pada pembelajaran dan pengajaran bahasa dan sastra Indonesia. 


Dengan fiturnya yang beragam dan kemudahan dalam pengoperasian, maka pemanfaatan aplikasi Tik Tok dapat diimplemtasikan dalam pembelajaran Bahasadan sastra Indonesia. Untuk mengetahui keefektivan Aplikasi Tik Tok dalam meningkatkan pembelajaran bahasa dansastra Indonesia, maka perlu dilakukan penelitan lebih lanjut.